Pelatihan Peningkatan Kompetensi Teknologi PLTS bagi Siswa SMK di Pangkalpinang
Keywords:
PLTS, Kompetensi siswa SMK, Pengabdian masyarakat, Energi terbarukanAbstract
Energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu wilayah dengan intensitas penyinaran matahari cukup tinggi, yaitu sekitar 4.95 kWh/m² per hari, sehingga berpeluang besar untuk pemanfaatan energi surya secara optimal. Namun, keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis di bidang ini masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Pangkalpinang melalui pelatihan teknologi PLTS. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Teknik Elektro Universitas Bangka Belitung dengan melibatkan 10 siswa SMK sebagai peserta. Metode pelatihan yang digunakan meliputi penyampaian teori, diskusi interaktif, serta praktik langsung perakitan dan pengoperasian sistem PLTS skala kecil. Evaluasi dilakukan melalui tes awal (pre test) dan tes akhir (post test) yang mencakup aspek teori dan praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 56.9 pada tes awal menjadi 82.3 pada tes akhir, atau setara dengan peningkatan sekitar 44.6%. Selain itu, observasi lapangan memperlihatkan perubahan sikap peserta yang lebih percaya diri dalam menggunakan peralatan setelah pelatihan. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti meningkatkan kompetensi siswa baik dari aspek kognitif maupun psikomotorik. Program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas pendidikan vokasi di bidang energi terbarukan.