Analisis Pengaruh Penggunaan Gas Argon pengelasan GMAW terhadap Kualitas Hasil Pengelasan dan Sifat Mekanik pada Baja AISI 1045
DOI:
https://doi.org/10.47355/vvn2vy36Keywords:
GMAW, Gas argon, Baja AISI 1045, Uji Tarik;, Uji impakAbstract
Pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) merupakan metode pengelasan modern yang dapat menggunakan gas pelindung argon dan tanpa pelindung argon. Pada penelitian ini melakukan pengelasan pada Baja AISI 1045 yang menggunakan gas pelindung argon dan pengelasan tanpa gas pelindung dengan arus pengelasan sebesar 100 A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gas argon menghasilkan permukaan las yang lebih bersih dan mengkilap dibandingkan pengelasan tanpa gas pelindung yang cenderung lebih gelap akibat terpapar udara selama proses pengelasan. Pada pengujian tarik, spesimen dengan gas pelindung argon menghasilkan nilai kekuatan tarik rata-rata sebesar 574,8 MPa, sedangkan pengelasan tanpa gas pelindung menghasilkan nilai rata-rata sebesar 555,7 MPa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan gas argon mampu meningkatkan kestabilan dan kekuatan tarik sambungan las. Pada pengujian impak, pengelasan menggunakan gas argon menghasilkan energi impak rata-rata sebesar 9 joule dengan ketangguhan impak 0,113 J/mm². Sementara itu, pengelasan tanpa gas pelindung menghasilkan energi impak rata-rata sebesar 16,33 joule dengan ketangguhan impak 0,204 J/mm². Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan gas pelindung argon pada proses pengelasan GMAW baja AISI 1045 lebih optimal dalam meningkatkan kualitas permukaan dan kekuatan tarik sambungan las, sedangkan pengelasan tanpa gas pelindung menghasilkan ketangguhan impak yang lebih baik.