Pengaruh Lama Waktu Electroplating dengan Larutan Natrium Hidroksida (NaOH) Terhadap Karakterisasi Lapisan dan Sifat Permukaan Magnesium AZ31
DOI:
https://doi.org/10.47355/37hy0w38Keywords:
Magnesium AZ31, Electroplating, Ketahanan Korosi, Kekasaran Permukaan, Implan BiodegradableAbstract
Paduan magnesium AZ31 memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi dan bobot yang ringan, sehingga berpotensi digunakan sebagai biomaterial, khususnya pada aplikasi implan biodegradabel. Namun, kelemahan utama magnesium adalah ketahanan korosinya yang rendah, yang dapat memengaruhi keandalannya dalam aplikasi medis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan korosi dan sifat mekanik permukaan magnesium AZ31 melalui proses electroplating menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) dengan variasi waktu pelapisan 10, 20, dan 30 menit. Pengujian dilakukan untuk menganalisis pengaruh lama waktu pelapisan terhadap ketebalan lapisan nikel serta kekasaran permukaan. Ketebalan lapisan diukur menggunakan mikroskop mikro, sedangkan kekasaran permukaan diuji dengan Surface Roughness Tester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu electroplating berpengaruh terhadap peningkatan ketebalan lapisan nikel, namun juga menyebabkan kenaikan kekasaran permukaan setelah melewati waktu optimal. Waktu pelapisan 20 menit memberikan hasil terbaik dengan ketebalan lapisan yang optimal dan kekasaran permukaan yang lebih rendah dibandingkan dengan variasi waktu lainnya. Dengan demikian, proses electroplating yang teroptimasi dapat meningkatkan performa magnesium AZ31 sebagai material implan melalui peningkatan ketahanan korosi dan biokompatibilitasnya.